BNPT: Radikalisme Indonesia Hampir Seperti Pakistan
Ada beberapa cara meredam terorisme di negara ini.
ddd
Sabtu, 22 Maret 2014, 15:59
Denny Armandhanu, Alfin Tofler
Ketua BNPT, Ansyaad Mbai (VIVAnews/Muhamad Solihin)
"Radikalisme di sini satu digit lagi sama dengan Pakistan, yang jika mengambil keputusan saja harus berunding dengan taliban," kata Ansyaad yang ditemui di Jakarta, Sabtu 22 Maret 2014.
Bibit-bibit itu menurutnya sudah ada. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan pencegahan agar radikalisme ini tidak semakin membesar. Ada beberapa rumusan BNPT untuk meredam radikalisme di Indonesia.
Pertama adalah aparat harus mengawasi rumah ibadah dan mewaspadai paham radikalisme menyimpang yang tersebar di dalamnya. "Pertama adalah memproteksi rumah-rumah ibadah dari kelompok radikal ini," kata Ansyaad.
Dia menjelaskan, bukan berarti pihaknya menuduh rumah ibadah sebagai sarang teroris. Tetapi, para pelaku teror memang berniat untuk menguasai rumah ibadah. Belakangan ini menurutnya, NU dan Muhammadiyah sudah merasa terlalu moderat sehingga kerap mendiamkan hal seperti ini.
"Coba lihat di masjid-masjid ketika khotbah Jumat, jaringan radikal sangat gencar menaruh penceramahnya dan menyebarkan ajaran mereka," kata Ansyaad.
Ia menuturkan, buletin Jumat yang dibagikan oleh pemerintah pun jumlahnya hanya seperempat dari yang diterbitkan oleh kelompok-kelompok ini.
Selain itu, menurutnya pemerintah dan organisasi keagamaan lain juga perlu memproteksi lembaga-lembaga pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pasalnya, saat ini kedua lembaga ini cukup efektif untuk menebarkan idealisme radikal.
Tidak kalah pentingnya, menurut Ansyaad, adalah pemberdayaan napi teroris dan mantan teroris untuk membantu redam idealisme yang mereka anut. Terakhir, menurutnya pemerintah dan semua pihak harus menjaga media dari bibit-bibit radikalisme ini.
"Beberapa waktu lalu sempat muncul website mengenai pernyataan untuk membunuh orang-orang tertentu dengan alasan berjihad," katanya. (one)
Sumber:http://nasional.news.viva.co.id/news/read/490723-bnpt--radikalisme-indonesia-hampir-seperti-pakistan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar